Jam

Jumat, 23 Desember 2011

Cara Menghindari Pemakain Ponsel Saat Riding

Naik motor sambil memegang ponsel sekarang ini menjadi sesuatu yang setiap haru kita lihat. Baik untuk kegiatan panggilan maupun sms (atau bahkan browsing atau chatting) seolah olah menjadi sesuatu yang wajar. Sudah banyak yang celaka namun masih banyak yang tidak menyadarinya. 


Selama ini memang ada “tulisan” peringatan. Namun sangat jelas kurang mempan dan diabaikan. Memang seharusnya pengendara motor seperti ini harus dikerasi dengan tindakan dari petugas. Namun agak sulit juga prakteknya, karena mereka melakukannya ketika tidak ada petugas. Sebenarnya ada satu cara yang jika dibiasakan atau dimasukkan ke dalam peraturan (walaupun sulit) agar kita tidak tergoda untuk melakukan kegiatan dengan ponsel kita selama mengendarai motor.


Caranya mudah saja, biasakan selalu menggunakan sarung tangan ketika berkendara.


Dengan menggunakan glove, maka sentuhan terhadap keypad maupuntouchscreen akan jauh berkurang akurasinya. Apalagi untuk layar tipecapasitive, yang hanya merespon sentuhan tangan/kulit, dijamin tidak akan berguna ketika tangan tertutup lapisan sarung tangan. Tipe keypad-pun mudah meleset sehingga menggunakan ponsel jadi tidak nyaman. Sehingga mau tak-mau ketika akan menggunakan ponsel, pengendara harus turun mematikan mesin dan melepas glove.
Mungkin masih bisa untuk kegiatan menerima telepon. Tapi setidaknya lumayan mengurangi kegiatan berbahaya itu.
Eits, tapi buka tipe glove seperti milik Kotaro Minami seperti foto di atas, yaitu sarung tangan “kutung”, yang seperti ini selain tidak melindungi tangan (terutam jari) secara penuh, juga tidak ada halangan untuk menggunakan ponsel.
Biasakanlah menggunakan full type glove, tangan terlindung, juga menghindarkan dari penggunaan telepon ketika berkendara.

HAL-HAL PENTING YANG HARUS DIPATUHI JIKA MELAKUKAN TOURING

PERSYARATAN KENDARAAN dan PESERTA 

Sebaiknya Tune Up, sebelum melakukan perjalanan. 

PERLENGKAPAN KENDARAAN HARUS LENGKAP DAN BERFUNGSI DENGAN BAIK. 
Kaca spion harus ada dan dapat berfungsi, Lampu-lampu standar kendaraan harus berfungsi dengan baik 
(Head Lamp, Brake Lamp, Sign Lamp, untuk yang memakai lampu rem/lampu asesoris tambahan yang dapat 
mengganggu konsentrasi peserta lainnya harap dilepas), REM depan dan belakang berfungsi dengan baik, BAN 
layak pakai, minimimal ketebalan kembang ban 3mm. 

PESERTA WAJIB MEMAKAI PERLENGKAPAN TOURING STANDARD, Jaket, Sarung Tangan 
(diperkenankan tidak memakai bagi yang tidak biasa), HELM FULL FACE (minimal half face) 
ROMPI (jika ada), JAS HUJAN (WAJIB BAWA) OBAT2an dan PERLENGKAPAN PRIBADI 

STNK, KTP dan SIM diwajibkan dibawa, bagi rekan-rekan yang tidak memiliki kelengkapan atas surat2 tersebut, 
PANITIA tidak bertanggungjawab atas SEGALA HAL yang berhubungan dengan peserta menyangkut 
kelengkapan surat2 berkendara. 

Sabtu, 12 November 2011

IRC ( IKATAN RIDER'S COMMUNITY ) kami adalah memeber dari IOC (IKATAN OTOMOTIF CIKARANG) , memeber kami hanya sedikit (maklum masih kecil) yg diketuai oleh Agustrio christo dan wakilnya adi jaya

tempat kopdaran kami di tambun depan sekolahan YAPINK yg ingin merapat silahkan merapat kami kopdar hanya mlm minggu...


Jumat, 28 Oktober 2011

IKATAN RIDER'S COMUNITY

IKATAN RIDER'S COMMUNITY ( IRC )

kami terbentuk pada tanggal 15 january 2010 yg terbentuk di tambun, member kami baru sedikit ( maklum masih keluarga kecil hehehehhe... )